Minyak bumi dan gas alam terbentuk dari

Answered by wiki @


Kelas: XII
Mata Pelajaran: Kimia
Materi: Senyawa Hidrokarbon
Kata Kunci: minyak bumi, gas alam

Saya akan mencoba menjawab pertanyaan ini dengan dua jawaban:

Jawaban pendek:

Minyak bumi dan gas alam terbentuk selama jutaan tahun ketika pada masa purba tanaman dan hewan laut kecil (mikroorganisme) mati lalu terkubur di lapisan pasir dan batuan.

Lapisan lumpur, pasir, batu, materi tanaman, dan  hewan terus bertambah dan mengalami tekanan dan panas dalam lingkungan anaerob yang menjadikan berubah (bertansformasi) menjadi minyak dan gas alam.

Minyak bumi dan gas alam ini akan bermigrasi melalui batuan berpori. Kan akan terakumulasi ketika mencapai lapisan batuan keras.

Jawaban panjang:

Minyak bumi dan gas alam adalah produk dari bahan organik yang terdekomposisi, biasanya dari mikroorganisme laut purba, seperti diatom, alga, dan plankton. Jasad renik mikroba ini terkubur dan pengalami berubahan materi selama lebih dari 550 juta tahun.

Bahan organik ini tercampur dengan lumpur dan pasir di dasar laut, yang berangsur-angsur tertimbun dari waktu ke waktu.

Dengan tertimbun di lapisan bebas oksigen (anaerob) dan terkena peningkatan panas dan tekanan, bahan organik ini mengalami proses pemecahan termal yang mengubahnya menjadi hidrokarbon.

Senyawa hidrokarbon ini tersusun dari karbon yang membentuk senyawa dalam bentuk rantai. Senyawa dengan jumlah krbon dalam rantai paling sediki akan bersifat  paling ringan dan berbentuk gas dalam suhu ruang, yang disebut sebagai gas alam.

Dalam bentuknya yang murni, gas alam adalah gas tak berwarna dan tidak berbau yang terutama terdiri dari metana.

Metana adalah senyawa hidrokarbon paling sederhana dan teringan, tersusun atas satu atom karbon dan empat aton hfrogen, dengan rumus kimia CH4. Metana adalah senyawa yang sangat mudah terbakar.

Sementara itu senyawa dengan junlah karbon dalam rantai senyawa yang panjang akan berbentuk cairan.

Setelah terbentuk, minyak dan gas alam akan cenderung naik (bermigrasi) ke permukaan bumi melalui pori-pori di batuan. Ini karena kepadatan gas yang rendah dibandingkan dengan batuan sekitarnya.

Deposit minyak bumi dan gas alam yang kita temukan saat ini adalah minyak dan gas yang bermigrasi ke dalam batuan yang berpori dan permeabel, yang terletak di bawah lapisan batu tak berpori dan tidak permeabel.

Migrasi ini membuat gas alam terhalang dan mengumpul (terakumulasi) di bawah lapisan batuan keras ini. Kumpulan minyak dan gas  ini membentuk deposit dalam jumlah banyak yang dapat ditambang secara ekonomis

Leave a Comment