Latar belakang agresi militer belanda 2

Answered by wiki @


Saya akan menjawab dengan dua tipe jawaban:
Jawaban pendek:Latar belakang Agresi Militer II adalah keinginan Belanda untuk menghentikan perjuangan kemerdekaan Indonesia, dengan menyerang ibukota Indonesia saat itu, Yogyakarta, dengan memanfaatkan kelemahan Indonesia yang sedang menghadapi pemberontakan PKI di Madiun dan DI/TII di Jawa Barat.

Jawaban panjang:
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, Belanda berusaha merebut kembali bekas jajahannya ini. Setelah kembali ke Indonesia dengan membonceng tentara Sekutu, Belanda menyerang dan menduduki wilayah Indonesia, dan mendirikan negara federal boneka di wilayah pendudukan.Dalam upaya mendapat pengakuan kemerdekaan, Indonesia menyetujui untuk berunding di Perjanjian Linggajati dan Renville. Hasil perjanjian ini, wilayah Indonesia banyak yang diduduki Belanda dan ibukota harus berpindah ke Yogyakarta.Karena kondisi ini, Belanda menggangap bahwa Indonesia berada di posisi lemah. Ini ditambah lagi setelah terjadi pemberontakan PKI di Madiun yang dipimpin oleh Musso dan pemberontakan DI/TII di Jawa Barat yang dipimpin oleh Kartosuwiryo.Memanfaatkan situasi ini Belanda menggunakan dalil pergerakan pasukan Indonesia di garis gencatan senjata untuk alasan menyerang Yogyakarta, dalam serangan yang mereka namai Operatie Kraai (Operasi Gagak) atau disebut oleh Indonesia sebagai Agresi Militer IIDalam operasi ini mereka menduduki Yogyakarta dan menawan para pemimping bangsa, yaitu Sukarno, Mohamad Hatta dan Sutan Syahrir dan membuang mereka ke pulau Bangka.

Leave a Comment